Program ini dapat terlaksana berkat kerjasama
Satgas Pamtas Yonif 400/Raider dengan Pemerintah Daerah
Kabupaten Keerom, Bank BI, Yayasan Terang Bagi Sejahtera Bangsa dan PTPN II
Nusantara, yang telah telah dilaksanakan mulai tanggal 22
Juni 2015 s.d. 10 Juli 2015 di 11 rumah warga kampung Piawi Distrik Arso Timur Kabupaten
Keerom Papua.
Dansektor
Utara Satgas Pamtas RI-PNG Kolonel Inf Windiyatno dalam sambutannya menekankan bahwa, pentingnya program ini dilakukan
sebagai wujud kepedulian Satgas Pamtas RI-PNG Sektor Utara, khususnya
Satgas Yonif 400/Raider kepada lingkungan
masyarakat di dalam hal pemeliharaan kesehatan
masyarakat.
“Pentingnya
memelihara kesehatan berarti suatu keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial
yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial”, kata
Kolonel Inf Windiyatno.
Sementara itu, Dansatgas Yonif 400/Raider Letkol Inf Heri
Bambang Wahyudi usai pemotongan pita disalah
satu jamban yang telah diresmikan mengatakan, selama ini sebagian
masyarakat sekitar memiliki perilaku kurang peduli
terhadap kesehatan khususnya dalam hal buang hajat. Hal ini masih terlihat dilakukan di sungai bahkan juga
di area perkebunan, dimana hal tersebut tidak baik bagi kesehatan maupun bagi lingkungan
sekitar. Perilaku tersebut sudah dianggap lumrah dan bukan merupakan suatu
yang tabu, hal ini dilakukan karena faktor
ketidak pedulian dari diri sendiri dan tidak adanya sarana dan prasarana dalam
mengatasi permasalahan buang hajat bagi masyarakat.
Melihat
kondisi masyarakat yang belum sadar akan dampak yang ditimbulkan dari buang
hajat di sembarang tempat. Satgas Pamtas Yonif 400/Raider mencetus
dan membuat program Jambanisasi di daerah teritorialnya yaitu di Wilayah
Kampung Piawi Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom. “Pelaksanaan Jambanisasi ini merupakan
salah satu implementasi kegiatan teritorial, selain pelaksanaan tugas utamanya
menjaga perbatasan RI - PNG”, ujar
Dansatgas.
Pada
kesempatan ini, Bupati Keerom diwakili oleh Asisten I
Dra Yohana War menyampaikan agar masyarakat peduli lagi terhadap masalah
kesehatan dan juga membuka diri terhadap anggota Satgas yang berada
diwilayahnya untuk bersama-sama membangun daerahnya masing-masing. Pemerintah
Kabupaten dalam hal ini telah memberikan dana melalui program BK3 (Bantuan Keuangan Kepada Kampung) agar masyarakat dapat menggunakannya
secara maksimal.
0 komentar: